Archive for January 27, 2011

Flowers Part II:: Without Breadcrump and Botton

Anda pernah mendengar  istilah jejak? Yupzs, jejak dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai bekas tapak kaki; bekas langkah; jatuhnya kaki di tanah dsb;  atau juga  tingkah laku (perbuatan) yg telah dilakukan.  Banyak tata bahasa yang menggunakan istilah jejak. Ada jejak hewan, jejak manusia, jejak alam, namun ada juga istilah bahasa jejak roti.  Apakah maksudnya? Yuk, mari kita simak ulasan topik posting ke dua di bawah ini.

Masih pada topik yang sama, yaitu membahas tentang situs ‘Aneka Bunga’, http://www.anekabunga.com/, pada postingan sebelumnya. Kali ini penulis akan membahas salah satu dari tiga guidelines dalam Interaksi Manusia dan Komputer:

Ø  Where (logo & name, direct homepage, search)

Ø  Orient the rest of the site (breadcrumb, site map)

Ø  Don’t assume they followed a drill-drown path

Pada situs ini, ternyata tidak menggunakan ‘jejak roti’, atau istilah bahasa Inggrisnya disebut dengan breadcrumb , pada setiap menu halaman. Walaupun pada kotak URL tertulis nama halamannya, tapi hal ini tidak sesuai dengan guidelines ke dua di atas. Sebab, breadcrumb digunakan untuk memudahkan pengguna dalam mengetahui posisinya ketika sedang mengakses situs ini. Sehingga pengguna tidak perlu mengingat-ingat kembali apa yang telah dilakukan sebelumnya dan saat ini.

Lihat gambar di atas. Gambar tersebut menunjukkan bahwa pengguna sedang berada pada halaman menu ‘Halaman Utama’. Ditandai dengan menghitamnya menu ‘Halaman utama’. Padahal pada gambar tersebut pengguna sedang berada di halaman menu ‘Cara Pemesanan’.

Selain itu, pada situs ini button yang disediakan seperti button ‘Login’, ‘reset’, dan ‘search’ bentuknya tidak seperti button pada umumnya yang memiliki efek timbul pada kotaknya. Seharusnya, berdasarkan standar Interaksi Manusia dan Komputer, bentuk antara button dan kolom yang dapat diisi untuk login atau search, itu dibedakan. Sehingga pengguna, apalagi yang baru mengenal internet, tidak dibingungkan dengan hal tersebut.

Flowers Part I:: with Moving and Scroll Down

“Lihat kebun ku.. Penuh dengan bunga.. Ada yang merah..  Dan ada yang putih.. Setiap hari ku siram semua.. Mawar melati.. Semuanya indaah.”.  Masih ingatkah Anda dengan lirik ini? Ya, ini adalah salah satu lagu anak-anak yang mungkin sering dinyanyikan dulu ketika Anda duduk di bangku taman kanak-kanak. Dari lagu ini Anda sudah sedikit diperkenalkan bahwa bunga mempunyai warna, ada merah dan ada juga yang putih. Padahal di luar dari konteks lagu tersebut , bunga memiliki berbagai jenis dan warna tentunya. Ada bunga mawar, yang terkenal harum dan beraneka warna. Ada bunga anggrek yang terkenal dengan keindahan bentuk dan warnanya yang unik. Ada juga bunga sedap malam yang mengeluarkan wangi semerbak ketika hari telah malam.

Namun, lewat posting kali ini penulis bukan ingin membahas tentang aneka jenis dan warna bunga, melainkan tentang tampilan sebuah situs yang menjual aneka jenis bunga. Setelah mencari secara acak, penulis menemukan sebuah situs yang menjual berbagai jenis bunga beserta kreasi dari bunga-bunga tersebut. Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda kunjungi situs http://www.anekabunga.com/ Ini adalah tampilan sebagian halaman depan yang disajikan, ketika pengguna masuk ke URL situs ini.

Ini adalah tampilan sebagian halaman depan yang disajikan, ketika pengguna masuk ke URL situs ini.

Terdapat perbedaan antara halaman utama dengan halaman menu lainnya. Pada halaman depan atau halaman utama ini, terdapat visualisasi produk menggunakan flash dengan bentuk melingkar. Terdapat sepuluh produk yang ditampilkan pada  visualisasi tersebut dari berbagai kategori produk yang berbeda. Hal ini sangat menarik mata pengguna ketika pertama kali membuka situs ini. Ya, pada halaman utama situs ini tampilannya banyak terdapat pergerakan. Ada empat pergerakan, baik gambar maupun tulisan, yang terdapat pada halaman ini, yaitu pertama, gambar kesepuluh produk tadi yang ditampilkan dalam bentuk flash; kedua, tulisan ‘FRESH PICK’ yang lingkarannya bergerak-gerak. Turun sedikit ke bawah, ketiga, tulisan promosi berjalanan pada kolom berwarna ungu, dan satu lagi, keempat, kolom ‘Clients References’ berwarna kuning di sebelah kiri yang berisi daftar klien-klien ‘Aneka Bunga’.

Dengan adanya gambar atau tulisan yang bergerak-gerak itu, membuat pengguna terkosentrasi pada gambar atau tulisan-tulisan yang bergerak tersebut. Padahal masih banyak kategori atau gambar-gambar produk lain yang ditampilkan pada sebelah kanan dan kiri halaman utama. Pada halaman ini dan beberapa halaman lainnya banyak menggunakan scroll ke bawah sehingga menyulitkan pengguna untuk merangkum informasi yang telah didapatnya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.